Orang
pertama yang berhasil menginjakkan kaki di luar angkasa adalah Yuri
Gagarin, astronot Rusia, pada tanggal 12 April 1961. akan tetapi
ternyata sebelum manusia berhasil menginjakkan kaki di luar angkasa,
sejumlah percobaan yang panjang dengan menggunakan astronot non-manusia
sudah diluncurkan ke atmosfir untuk mengetahui apakh ada kehidupan yang
bisa bertahan di luar angkasa sana. Bahkan setelah misi luar angkasa
berawak merupakan suatu proses rutin, berbagai jenis hewan terus dipakai
untuk bereksperimen tentang luar angkasa.
Lalu hewan apakah yang telah berjasa membantu manusia sehingga berhasil menginjakan kaki di luar angkasa tersebut?
1. Anjing
Rusia
(pada waktu itu Soviet) menjatuhkan pilihan kepada sepasang anjing
betina liar untuk eksperimen ruang angkasa mereka pada tahun 50-an dan
60-an. Sebagian besar dari penerbangan ini berhasil, dan beberapa
diantara anjing tersebut berhasil terbang lebih dari sekali. Pada tahun
1951, Dezik dan Tsygan adalah merupakan pasangan anjing pertama yang
bisa bertahan hidup di luar angkasa. Akan tetapi Dezik tewas dalam
peluncuran berikutnya.
Selain Dezik dan Tsygan, dua anjing lainnya Belka dan Strelka (bersama dengan kelinci, dua tikus, dan spesimen biologi lainnya) merupakan hewan pertama yang berhasil mencapai luar angkasa bersama Sputnik 5. Salah satu jenis anjing Strelka yang kemudian diberikan sebagai hadiah kepada anak Presiden Kennedy.
Selain Dezik dan Tsygan, dua anjing lainnya Belka dan Strelka (bersama dengan kelinci, dua tikus, dan spesimen biologi lainnya) merupakan hewan pertama yang berhasil mencapai luar angkasa bersama Sputnik 5. Salah satu jenis anjing Strelka yang kemudian diberikan sebagai hadiah kepada anak Presiden Kennedy.
2. Monyet
Monyet merupakan binatang eksperimen yang diluncurkan bersamaan dengan
Peluncuran Air Force Aeromedical Laboratory “Albert” (Juni 1948 –
Agustus 1950) di White Sands, NM. Eksperimen ini merupakan eksperimen
pertama yang menggunakan primata. Akan tetapi Albert yang diluncurkan
tanggal 11 Juni 1948 gagal, sang monyet bahkan sudah tidak bernyawa
sebelum berhasil mencapai ruang angkasa. Sayangnya dia tidak dapat
bertahan hidup (sebenarnya, ia bahkan tidak sampai ke ruang angkasa).
Walaupun percobaan dengan monyet pertama kali gagal, percobaan kedua dilakukan lagi pada tanggal 14 Juni 1949. Monyet kedua ini diberi nama yang sama yaitu Albert II dan dia berhasil menjadi monyet pertama dalam ruang angkasa ketika ia mencapai ketinggian 83 mil.
Walaupun percobaan dengan monyet pertama kali gagal, percobaan kedua dilakukan lagi pada tanggal 14 Juni 1949. Monyet kedua ini diberi nama yang sama yaitu Albert II dan dia berhasil menjadi monyet pertama dalam ruang angkasa ketika ia mencapai ketinggian 83 mil.
3. Laba-Laba
Seorang mahasiswa bernama Judi Miles meluncurkan misi Skylab 3 membawa sepasang laba-laba kebun Eropa bernama Arabella dan Anita untuk pertama kalinya pada tahun 1973. Kedua
laba-laba tersebut mati di ruang angkasa dikarenakan kekurangan cairan
tubuh (dehidrasi), tubuh mereka sekarang dipamerkan di Smithsonian.
4. Kucing
Pada bulan Oktober 1963, Prancis tidak mau kalah dengan negaranya
melakukan percobaan luar angkasa dengan mengirimkan seekor kucing
jalanan. Kucing yang ditemukan di jalanan dan dinamai Felix (mungkin
inilah asal mula tokoh kartun Felix The Cat) beruntung (atau malah sial
ya) dijadikan hewan eksperimen ke luar angkasa. Kucing ini dinaikkan ke
sebuah roket AGI V?ronique, beruntung lah si Felix karena berhasil
kembali dengan selamat. Felix kemudian mendapatkan penghargaan sebagai
Kucing Pertama Di Ruang Angkasa.
5. Kura-Kura
Kura-kura ternyata juga tidak mau ketinggalan dari teman-teman nya lho.
Pada tanggal 15 September 1968, Rusia meluncurkan pesawat ruang angkasa
Zond 5 dengan isinya berupa muatan biologis dan tidak ketinggalan dua
ekor kura-kura. Pada tanggal 18 September, Zond 5 membuat putaran di
sekitar bulan dan selamat kembali ke bumi pada tanggal 21. Kura-kura
mengalami sedikit penurunan berat badan. Kedua kura-kura ini berhasil
selamat walaupun menjadi lebih kurusan.
6. Ikan
Ikan berhasil kali berangkat ke luar angkasa adalah mummichog, jenis
ikan air yang seringkali digunakan untuk proyek-proyek penelitian karena
kemampuannya untuk bertahan hidup di kondisi ekstrim. Sepasang
mummichog menyertai Misi Skylab 3 (1973) untuk memberikan informasi
lebih lanjut tentang organ otolith.
7. Katak
Katak
ternyata juga berhasil dipilih menjadi astronot. Pada tahun 1970, nasa
meluncurkan program orbiting frog otolith dengan mengirimkan dua katak
ke orbit (otolith adalah mekanisme telinga-dalam dari katak untuk
mengontrol keseimbangan). Katak berhasil berada di ruang angkasa dari
tanggal 9-15 november dan percobaan itu sukses. Dari eksperimen
tersebut, berhasil dikumpulkan data neurofisiologis mereka inginkan.
Akan tetapi yang mengherankan adalah pesawat tersebut hilang dan tidak
berhasil ditemukan kembali setelah mendarat.
8. Kadal air
Pada tahun 1985, 10 kadal air iberia berikut dua monyet diberangkatkan keluar angkasa dalam misi yang diberi nama Misi The Bion 7. Dalam misi ini para peneliti ingin mengetahui tingkat regenerasi seperti penyembuhan luka di ruang angkasa. Oleh sebab itu sang kadal air malang itu dilukai di bagian dari kaki depan mereka. Dari hasil pengamatan, ternyata tingkat regenrasi di ruang angkasa lebih cepat dari bumi, terlihat kadal air tersebut mampu beregenerasi secara signifikan lebih cepat di ruang angkasa.
Kadal kemudian diluncurkan lagi pada eksperimen di columbia (1994), misi foton-m2 (2005), ruang unit jepang flyer (1995), dan mir space station.
Pada tahun 1985, 10 kadal air iberia berikut dua monyet diberangkatkan keluar angkasa dalam misi yang diberi nama Misi The Bion 7. Dalam misi ini para peneliti ingin mengetahui tingkat regenerasi seperti penyembuhan luka di ruang angkasa. Oleh sebab itu sang kadal air malang itu dilukai di bagian dari kaki depan mereka. Dari hasil pengamatan, ternyata tingkat regenrasi di ruang angkasa lebih cepat dari bumi, terlihat kadal air tersebut mampu beregenerasi secara signifikan lebih cepat di ruang angkasa.
Kadal kemudian diluncurkan lagi pada eksperimen di columbia (1994), misi foton-m2 (2005), ruang unit jepang flyer (1995), dan mir space station.
9. Marmut
Pada tanggal 9 Maret 1961, marmut diluncrukan bersamaan dengan pesawat ruang angkasa sputnik 9 bersama dengan seekor anjing bernama chernushka, seorang kosmonot bernama ivan ivanovich dummy, dan berbagai jenis tikus dan reptil. Ivan berhasil kembali ke bumi dengan selamat dan begitu pun dengan para hewan. Semuanya berhasil kembali dengan selamat ke bumi.
Pada tanggal 9 Maret 1961, marmut diluncrukan bersamaan dengan pesawat ruang angkasa sputnik 9 bersama dengan seekor anjing bernama chernushka, seorang kosmonot bernama ivan ivanovich dummy, dan berbagai jenis tikus dan reptil. Ivan berhasil kembali ke bumi dengan selamat dan begitu pun dengan para hewan. Semuanya berhasil kembali dengan selamat ke bumi.
10. Tikus
Perancis
lah merupakan negara pertama yang menggunakan tikus untuk eksperiman
luar angkasanya. Pada Februari tahun 1961, seekor tikus bernama Hector
diluncurkan dan Hector terbang di ketinggian 93 mil, yang kemudian
berhasil kembali dengan selamat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar